Bagi perusahaan yang telah berbadan hukum seperti PT atau CV, salah satu kewajiban utama dalam hal perpajakan adalah membayar dan melaporkan pajak penghasilan badan. Namun, banyak pelaku usaha yang belum memahami dengan benar apa itu pajak ini, bagaimana cara menghitungnya, dan bagaimana cara melaporkannya sesuai ketentuan.
Padahal, kesalahan dalam pelaporan SPT tahunan bisa berakibat pada denda atau bahkan pemeriksaan pajak yang lebih kompleks.
Apa Itu Pajak Penghasilan Badan?
Pajak penghasilan badan adalah pajak yang dikenakan atas laba atau penghasilan neto perusahaan dalam satu tahun pajak. Subjek pajaknya adalah badan usaha seperti PT, CV, koperasi, yayasan, firma, dan bentuk badan usaha lainnya yang memiliki kewajiban perpajakan.
Cara Menghitung Pajak Penghasilan Badan
Tentukan Penghasilan Kena Pajak
Hitung penghasilan bruto perusahaan, lalu kurangi dengan biaya-biaya yang diperbolehkan menurut Undang-Undang Pajak.Hitung Penghasilan Neto
Setelah dikurangi seluruh beban usaha yang sah, sisa keuntungan merupakan dasar pengenaan pajak.Terapkan Tarif Pajak
Tarif PPh Badan saat ini adalah 22% dari penghasilan kena pajak (per aturan per 2024, dapat berubah sesuai kebijakan pemerintah).
Jika perusahaan Anda memenuhi kriteria UMKM dengan omzet tertentu, bisa mendapatkan tarif khusus.Kurangi dengan Kredit Pajak
Jika selama tahun berjalan perusahaan telah menyetor PPh Pasal 25 atau dipotong PPh Pasal 23, maka nilai ini dapat dikreditkan untuk mengurangi total pajak yang masih harus dibayar.
Kapan Pajak Penghasilan Badan Harus Dilaporkan?
PPh Badan dilaporkan setiap tahun melalui SPT Tahunan Badan, dengan tenggat waktu pelaporan maksimal 30 April tahun berikutnya. Keterlambatan pelaporan atau pelunasan bisa dikenai sanksi administrasi.
Mengapa Pelaporan Pajak Badan Tidak Bisa Dianggap Sepele?
Pelaporan pajak perusahaan jauh lebih kompleks dibanding pajak individu. Ada banyak komponen yang harus diperiksa dan disesuaikan, mulai dari laporan laba rugi, neraca, hingga rekonsiliasi fiskal. Kesalahan dalam satu elemen saja bisa berdampak besar, baik dari sisi finansial maupun legal.
Solusi: Gunakan Jasa Pelaporan SPT Badan Profesional
Agar pelaporan berjalan lancar, akurat, dan sesuai dengan aturan terbaru, menggunakan jasa pelaporan pajak badan bisa menjadi pilihan yang tepat. Beberapa keuntungan dari layanan profesional meliputi:
Pemeriksaan kelengkapan dokumen dan data fiskal
Penghitungan pajak berdasarkan regulasi terkini
Penyusunan dan pengiriman SPT dengan tepat waktu
Pendampingan jika ada permintaan klarifikasi dari kantor pajak
Dengan bantuan profesional, Anda bisa fokus pada bisnis, sementara proses pelaporan pajak berjalan secara tertib dan aman.
Kesimpulan
Pajak penghasilan badan adalah kewajiban penting yang tidak boleh disepelekan oleh perusahaan. Memahami cara kerjanya dan menghitungnya dengan benar adalah langkah awal. Namun untuk memastikan tidak terjadi kesalahan atau keterlambatan, pertimbangkan menggunakan jasa pelaporan SPT badan dari tenaga profesional yang memahami regulasi perpajakan secara menyeluruh.